Langsung ke konten utama
1. Facebook

Kelebihan dan Kekurangan Facebook - Jejaring sosial sangat bermanfaat bagi kita. Tapi dengan jejaring sosial kita juga mendapat kerugian.

Terutama facebook, hampir seluruh masyarakat dunia menggunakan situs jejaring sosial yang identik dengan warna biru ini.

Facebook didirikan pada tahun 2004 di Amerika dengan pendirinya yang sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Sama halnya dengan jejaring sosial lainya, Facebook juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Facebook

1. Mudah
facebook sangatlah mudah untuk digunakan dibanding media sosial lainya. Tampilan facebook sangat minimalis sehingga mudah untuk dimengerti oleh pengguna facebook yang baru bergabung. Navigasi facebook yang mudah juga menjadi poin plus bagi jejaring sosial terbesar ini.

2. Pengguna terbesar
facebook menjadi juara pertama diantara situs jejaring sosial lainya. Karena facebook memiliki sekitar 1,44 miliar pengguna aktif setiap bulannya. Seperti dilaporkan facebook pada bulan april lalu.

3. Tempat bisnis
facebook sangat cocok untuk lapak produk yang akan dijual para pebisnis online. Bagaimana tidak, pebisnis online sangat meraup keuntungan karena jaringan pemasarannya lebih besar. Apalagi facebook memiliki pengguna yang cukup banyak.

4. Aksesibilitas
pihak facebook selalu memudahkan penggunanya untuk dapat mengakses jejaring sosial ini. Terutama aplikasi mobile facebook yang tersedia di berbagai sistem operasi, mulai dari Java, Blackberry, Android, Apple dan bahkan hanya bermodal hp berfitur internet saja anda dapat mengakses facebook.

5. Permainan
ini merupakan fitur yang menjadi ciri khas facebook. Fitur ini juga yang menjadi facebook dapat memperoleh pengguna besar, terutama anak-anak. Jarang sekali situs jejaring sosial yang menyediakan fitur hiburan untuk penggunanya.

6. Indikator online
Facebook memberikan indikator berupa titik atau dot berwarna hijau pada fitur chat. Fitur ini juga jarang ditemukan di jejaring sosial lainya. Saya rasa hanya facebook yang mempunyai indikator seperti ini.

Kekurangan Facebook

1. Plagiat nama
kita sulit menemukan mana yang asli dan mana yang palsu. Terutama akun selebriti. Atau mungkin jika kita ingin menemukan akun teman kita dengan mencarinya, akan sulit sekali ketemu karena banyaknya sekali pengguna facebook yang kebetulan mempunyai kesamaan nama, sehingga sangat sulit membedakan.

2. Mengganggu belajar siswa
banyak sekali pelajar indonesia yang mulai menggunakan facebook. Hal ini menyebabkan belajar dinomor duakan. Karena kemudahan untuk mengobrol dengan pacar atau teman di facebook. Apalagi gratis, tidak seperti sms yang dikenakan tarif per smsnya.

3. Pornografi
kasus yang sangat parah menjangkit di media sosial adalah kasus yang berkaitan dengan seksual, salah satunya pornografi. Tidak adanya filter konten yang disediakan pihak facebook membuat jejaring sosial yang berpenghuni anak anak dan dewasa bercampur aduk. Konten yang seharusnya dilihat orang 18 tahun ketas malah terlihat oleh anak-anak atau remaja.

Akhir-akhir ini Facebook mulai banyak ditinggalkan oleh para penggunanya. Banyak alasan yang menyebabkan Facebook mulai ditinggalkan, di antaranya Facebook mulai tersaingi dengan media sosial lain yang lebih keren, Instagram misalnya. Meskipun Instagram sendiri merupakan anak perusahaan dari Facebook.

Akan tetapi, saat ini jika kita mau membandingkan pengguna Facebook dan Instagram pastilah kita akan menjumpai bahwa jumlah pengguna Instagram lebih banyak. Pengguna yang saya maksud di sini adalah pengguna aktif. Akan tetapi, jika dihitung secara keseluruhan (pengguna aktif dan pasif) mungkin Facebook lebih unggul dari Instagram.

Meskipun begitu, bukan berarti Facebook sudah tidak punya tempat di hati para pengguna. Ada beberapa kalangan yang juga masih memanfaatkan Facebook sebagai media sosial andalan mereka. Terlebih fitur grup yang ditawarkan oleh Facebook, menjadi salah satu alasan mereka tetap bertahan di media sosial yang identik dengan warna biru ini.

Seperti kita ketahui fitur grup Facebook dibekali dengan kapasitas anggota yang mampu mencapai ratusan ribu. Hal itu menyebabkan anggota dari suatu grup enggan untuk meninggalkan Facebook demi terjaganya keberlangsungan grup itu sendiri. Alhasil tidak semua pengguna berbondong-bondong meninggalkan Facebook, ada beberapa juga yang masih bertahan di Facebook karena berbagai alasan dan pertimbangan.

Kelebihan Facebook

1. Fitur Grup
Hal inilah yang menurut saya kenapa Facebook masih menjadi pilihan di antara media sosial lain. Ya benar, tidak lain karena fitur grup yang dimilikinya. Seperti kita tahu, Facebook telah memiliki fitur grup sejak awal rilis atau versi pertama dikembangkan.

Nah, apa aja kelebihan fitur grup ini? Oke, sebelumnya perlu diketahui bahwa jika kita jeli dalam memerhatikan, ada enggak sih media sosial selain Facebook yang menyediakan fitur grup? Tentu pasti ada, sebut saja WhatsApp. WhatsApp sendiri sebenarnya bukanlah media sosial, melainkan hanya aplikasi messenger.

WhatsApp memiliki fitur grup, tetapi tidak lebih baik daripada Facebook. Lalu apa kekurangan fitur grup WhatsApp? Jika anda jeli dengan fitur grup di WhatsApp, Anda akan menjumpai bahwa fitur grup WhatsApp hanya mampu menampung sekitar 250 anggota. Lebih dari itu? Anda harus membuat grup baru lagi untuk menampung anggota yang lain.

Begitu juga dengan Line dan aplikasi messenger lain, hanya mampu menampung anggota dengan jumlah terbatas saja.

Berbeda dengan WhatsApp, Facebook memiliki fitur grup yang mampu menampung jumlah anggota tak terbatas. Alasan inilah kenapa para pegiat komunitas lebih suka memilih Facebook sebagai media sosial andalan mereka. Dengan Facebook inilah anggota dari suatu grup dapat semakin banyak dan lebih banyak lagi. Alhasil silaturahmi dapat terjalin antar anggota grup.

Saya akan mencontohkan satu grup facebook yang hingga saat ini masih memiliki banyak anggota aktif. Grup tersebut adalah ICJ, kepanjangan dari “Info Cegatan Jogja”. Meski nama grupnya “info cegatan”, tetapi di dalamnya tidak hanya membahas masalah cegatan polisi saja.

Banyak hal yang dibahas dalam grup ini, mulai dari tindak kriminal atau sekedar berbagi info yang meresahkan masyarakat. Anggota yang tergabung dalam grup ini mampu menembus angka lebih dari 800 ratus ribu.

2. Lengkap
Kalau boleh jujur, Facebook seakan-akan merupakan gabungan dari seluruh media sosial yang ada. Kenapa bisa begitu? Kita lihat saja, apa yang kita cari di media sosial lain hampir semua sudah ada di Facebook. Sampai-sampai saya sendiri bingung mau menuliskan kelebihan Facebook, karena memang Facebook sudah mencakup segala kelebihan.

Intinya Facebook itu semacam media sosial all in one. Twitter, Instagram dan lain-lain semuanya sudah tercakup di dalam Facebook. Jadi mau bilang apa lagi? Facebook memiliki hampir seluruh fitur yang media sosial lain punya!

Kekurangan Facebook

1. Ribet
Kesan pertama yang terlintas dalam otak saya ketika mendengar kata Facebook adalah "ribet". Loh kenapa ribet? Ya pokoknya ribet. Baik, saya akan jelaskan. Jadi begini, kita tahu Facebook memiliki fitur yang lengkap bahkan bisa dikatakan Facebook merupakan media sosial all in one.

Nah, karena fitur Facebook yang super lengkap tadi, ada permainan, live video, emoticon yang super lebay, dan lain-lain saya merasa kalau Facebook itu super ribet. Jadi semacam Facebook itu kehilangan ciri khasnya, mungkin satu-satunya ciri khas yang enggak hilang adalah warna birunya.

Sekitar tiga tahun terakhir developer Facebook banyak mengembangkan berbagai macam fitur baru. Terkait hal itu izinkanlah saya untuk sedikit bercerita. Jadi begini, saya sudah tidak aktif menggunakan facebook kurang lebih tiga tahun lalu.

Begitu akhir-akhir ini aktif kembali menggunakan Facebook, saya terkejut karena banyak sekali perubahan. Seperti bukan Facebook yang dulu lagi. Dari perubahan-perubahan itu ada beberapa yang menuju ke arah positif, artinya memang perubahan itu membawa Facebook lebih baik lagi, baik dari segi tampilan maupun fitur.

Akan tetapi, perubahan-perubahan yang dilakukan kebanyakan cenderung ke arah negatif, artinya perubahan yang dilakukan tidak malah menambah Facebook lebih baik, tetapi menjadikan Facebook semakin “semrawut”. Namun, karena memang yang namanya zaman itu kan berubah, ya okelah bisa dimaklumi kalau Facebook juga mau berubah menjadi lebih kekinian.

2. Membosankan
Kenapa membosankan? Pertama, karena banyak teman saya sudah tidak menggunakan Facebook lagi. Mungkin hal ini juga berlaku bagi Anda. Akan tetapi, alasan utama kenapa Facebook membosankan adalah karena keterbatasan konten-konten menarik di Facebook.

Tidak seperti Instagram, di mana konten-kontennya banyak yang menarik dan membuat kita betah untuk berlama-lama menatap layar, atau bisa juga Youtube dengan video-video yang sangat menarik untuk ditonton. Intinya, Facebook kurang memiliki daya pikat yang kuat untuk memepertahankan penggunanya dibanding dengan media sosial lain.

2. Instagram

Sejak pertama kali dirilis pada Oktober 2010, aplikasi ini telah mendapatkan sambutan yang begitu luas dari para pengguna iOS, hingga akhirnya tim developer memutuskan untuk mengekspansi Android dan bergabung dengan situs sosialmedia Facebook. Instagram takbisa dipungkiri lagi telah menjadi salah satu aplikasi photo-editing dan photo sharing terpopuler saat ini.

Kelebihan

1. Memperindah foto kita
2. Bisa menshare foto
3. Memasarkan produk atau berjualan online
4. Instagram juga mengembangkan InstaMessage, fitur chat antar pengguna Instagram

Kekurangan 

1. Video yang kita upload hanya berdurasi sekitar 15 detik
2. Karena berbasis smartphone, foto-foto yang dipajang di Instagram berukuran kecil dan sering tidak terlihat jelas.

3. Twitter

Setiap startup pastinya memiliki kelebihan & kekurangan diabanding startup yang lainnya, contohnya saja twitter pasti diantara kalian ada yang mengeluhkan tentang batasan karakter utuk mengupdate status ?
Itu juga merupakan kekurangan twitter, lebih lengkapnya disimak saja artikel ini.

Kelebihan

1. Alat komunikasi yang cepat dan tanggap.
2. Semua orang bisa mengikuti orang lain, kecuali diblokir.
3. Tak perlu log in untuk mendapatkan update, karena bisa menggunakan pembaca RSS.
4. Navigasi yang mudah dan tampilan yang sederhana.
5. Pengguna yang memiliki banyak pengikut, berpotensi mendatangkan iklan, sehingga bisa menguntungkan penggunanya.
6. Bisa mengganti tema, background, maupun warnanya.
7. Bebas dari banner iklan
8. Mudah dinavigasi dan memperbarui, link to dan mempromosikan apapun.
9. Menjangkau lebih luas tidak hanya antara teman
10. Satu feed untuk semua pengguna dan siapa pun dapat mengikuti orang lain kecuali diblokir
11. Alat komunikasi yang murni dan cepat tanggap
12. Sangat interaktif, extensible messaging platform dengan API terbuka
13. Banyak aplikasi lain maupun widget yang sedang dikembangkan (Twitterific, Summize, Twhirl, dll)
14. Pesan teks SMS berpotensi untuk memberi pendapatan dari jaringan nirkabel
15. Potensi periklanan di masa mendatang atau perusahaan berbasis langganan
16. Twitter mungkin lebih terukur dari Facebook dan memberikan keuntungan biaya

Kekurangan

1. Banyak akun yang kosong dan tidak aktif , atau dengan kata lain merupakan akun percobaan yang dibuat dan tidak pernah digunakan. Hal ini dapat memenuhi memori database pada server Twitter.
2. Batasan karakter posting hanya 140 karakter. Jika ternyata postingan blog yang akan di-twitter-kan memiliki jumlah karakter judul dan permalink yang melebihi 140 karakter ,maka kita harus menggunakan fasilitas url shortener untuk memperpendek jumlah karakter permalink.
3. Tampilan terlalu sederhana , tidak seperti Facebook yang memiliki tampilan modis dan elegan.  
4. Tidak memiliki fitur Chat seperti Facebook. 
5. Mudah disalahgunakan untuk melakukan spam.
6. Belum jelas bagaimana strategi monetisasinya.
7. Tidak bisa mengelompokkan mana teman, keluarga, atau orang lain.
8. Tidak dapat menulis informasi profil lengkap pemiliknya.
9. Kemampuan terbatas: menemukan orang-orang, mengirim pesan singkat, balasan langsung
10. Tidak semua orang menemukan manfaat langsungnya
11. Lebih menekankan pada penghitungan follower
12. Mudah disalahgunakan untuk spam dan meningkatkan tingkat kebisingan
13. Relatif lebih kecil basis pengguna diinstal
14. Belum ada strategi keuangan yang mudah dan jelas.

Referensi : 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Pasif Resistor dan Kapasitor

 Penemu Resistor     Resistor yang kita kenal saat ini adalah buah tangan dari seorang  Georg Simon Ohm dilahirkan pada tanggal 16 Maret 1789 di kota Erlangen di Bavaria, yang sekarang Jerman. Dia meninggal pada 6 Juli 1854 di Munich, Bavaria, Jerman. Pengertian Resistor – Resistor merupakan salah satu komponen yang paling sering ditemukan dalam Rangkaian Elektronika. Hampir setiap peralatan Elektronika menggunakannya. Pada dasarnya Resistor adalah komponen Elektronika Pasif yang memiliki nilai resistansi atau hambatan tertentu yang berfungsi untuk membatasi dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika. Resistor atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Hambatan atau Tahanan dan biasanya disingkat dengan Huruf “R”. Satuan Hambatan atau Resistansi Resistor adalah OHM (Ω). Sebutan “OHM” ini diambil dari nama penemunya yaitu Georg Simon Ohm yang juga merupakan seorang Fisikawan Jerman. A. Resistor Resistor atau disebut juga d...

MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC) MENGENAI BIG BANG MODEL

  MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC)   PENJELASAN MENGENAI BIG BANG MODEL Pengertian Big Bang Model             Big Bang Model adalah Dimana kita tidak mengikuti proses tertentu. Perkembangan hanya dimulai dengan uang dan usaha yang dibutuhkan sebagai masukan, dan hasilnya adalah perangkat lunak yang dikembangkan yang mungkin atau mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Model Big Bang ini tidak mengikuti dan hanya ada sedikit perencanaan yang diperlukan. Bahkan pelanggan pun tidak yakin dengan apa yang sebenarnya dia inginkan dan persyaratannya diimplementasikan dengan cepat tanpa banyak analisis. Biasanya model ini di implementasi untuk proyek kecil dimana tim developernya sangat sedikit.     Model Big Bang terdiri dari memfokuskan semua sumber daya yang mungkin dalam pengembangan perangkat lunak dan pembuatan code / coding, dengan perencanaan yang sangat sedikit atau tidak sama sekali. Requirement yang dibutuhka...