Langsung ke konten utama

Kelebihan dan Kekurangan e-commerece

1. Lazada



Situs belanja online yang satu ini memang cukup mempunyai banyak pengguna di Indonesia. Lazada ini mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah:
  • Produk yang ditawarkan sangat beraneka ragam
  • Berbagai diskon pembelian yang cukup beraneka ragam
  • Website dari lazada ini cukup bersahabat dengan penggunanya
  • Bebas ongkos kirim untuk beberapa wilayah tertentu di Indonesia

Melayani COD atau Cash On Delivery, hal ini berguna bagi para pembeli yang merasa kurang percaya dan takut akan adanya penipuan.
  • Pengiriman barang yang cukup cepat bila dibandingkan dengan situs online lainnya.
  • Kekurangan yang ada di Lazada adalah:
  • Konfirmasi pembayaran yang terbilang lama. Hal ini sering membuat para pembelinya merasa khawatir.
  • Fasilitas COD yang masih terbatas di wilayah sekitar Ibukota Jakarta saja. Sehingga untuk daerah-daerah lainnya masih harus menggunakan fasilitas jasa kirim barang.

2. Tokopedia



Untuk mengarungi kerasnya situs pembelian online di Indonesia, Tokopedia memang cukup kuat bertahan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dihadirkan oleh Tokopedia:
  • Produk dagang yang ada di Tokopedia sangat bervariasi.
  • Dalam melakukan transaksi pembayaran, Tokopedia cukup sigap.
  • Produk yang dijual di Tokopedia bisa dijamin keadaannya dalam kondisi yang baik.
  • Tokopedia mempunyai syarat dan ketentuan yang berlaku untuk melakukan transaksi jual beli secara online
  • Tokopedia menyediakan fitur pembukaan toko online pribadi yang gratis tanpa pungutan biaya.

Dengan kelebihan yang diberikan oleh Tokopedia, tentu mempunyai beberapa kekurangan di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa kekurangan Tokopedia:
  • Dengan adanya fitur pembukaan toko online pribadi, tentu akan ada beberapa penjual online yang mempunyai barang dagangan yang sama. Hal ini kurang dibatasi oleh Tokopedia sehingga akan ada banyak persaingan yang ketat dengan penjualan produk yang sama.
  • Ketentuan yang yang kurang tegas tentang penawaran dari pembeli. Sehingga banyak pembeli yang hanya main-main atau iseng saja dalam menawar barang yang dijual.
  • Tokopedia kurang lengkap dalam menampilkan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk konfirmasi setelah melakukan transaksi pembayaran dan juga pengiriman barang.

3. Shopee



Salah satu situs jual beli online yang cukup tenar akhir-akhir ini. Penawaran promo yang berbeda membuat Shopee cepat mentereng dengan situs-situs jual beli online yang sudah lebih lama hadir di dunia internet. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari Shopee:
  • Shopee ini memberikan kemudahan bagi penjual untuk mengunggah foto barang dagangan mereka hingga 9 foto. Sehingga pembeli bisa menilik lebih jeli tentang barang yang hendak dia beli.
  • Ada semacam fitur pemberitahuan tentang pembayaran sampai dengan penyelesaian transaksi. Sehingga memudahkan penjual dalam mengecek transaksi jual beli online mereka.
  • Pengguna Shopee akan melihat fitur khusus barang yang diblokir ketika adal masalah dengan barang yang akan dijual.
  • Shopee memberi kemudahan bagi produk yang memilik varian motif, warna hingga ukuran.
  • Shopee memberikan fitur pengunduhan foto melalui Instagram dan bisa menambahkan hastag sampai 18 buah.
  • Karena semakin majunya inovasi dari telepon genggam sekarang, Shoppee mempunyai aplikasi khusus yang bisa didownload di Play Store.

Dari beberapa kelebihan diatas, Shopee ini mempunyai kekurangan sebagai berikut:
  • Terkesan sedikit rumit karena ada bagian pembeli dan penjual yang dibedakan.
  • Shopee ini memberikan solusi pengiriman gratis ke penggunanya namun syarat yang diajukan terkesan rumit sehingga pengguna terkadang malas untuk melakoninya.
  • Tampilan dari penjelasan produk yang kurang menarik bagi sebagian pengguna situs belanja online ini.
  • Setelah proses transaksi sukses dilaksanakan, pencairan dana ke rekening yang bersangkutan terkesan lama.
  • Karena banyaknya yang mengakses situs jual beli online ini, terkadang pada jam-jam tertentu situs ini cukup susah atau lambat untuk diakses.
  • Penjual diberi kesempatan mengunggah foto dari produk yang akan dijual dengan jumlah yang banyak, namun tidak jarang foto yang di unggah mengalami kesalahan dan bahkan gagal di unggah.
  • Penginputan nomor resi juga sering mengalami kegagalan pada waktu-waktu tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Pasif Resistor dan Kapasitor

 Penemu Resistor     Resistor yang kita kenal saat ini adalah buah tangan dari seorang  Georg Simon Ohm dilahirkan pada tanggal 16 Maret 1789 di kota Erlangen di Bavaria, yang sekarang Jerman. Dia meninggal pada 6 Juli 1854 di Munich, Bavaria, Jerman. Pengertian Resistor – Resistor merupakan salah satu komponen yang paling sering ditemukan dalam Rangkaian Elektronika. Hampir setiap peralatan Elektronika menggunakannya. Pada dasarnya Resistor adalah komponen Elektronika Pasif yang memiliki nilai resistansi atau hambatan tertentu yang berfungsi untuk membatasi dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika. Resistor atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Hambatan atau Tahanan dan biasanya disingkat dengan Huruf “R”. Satuan Hambatan atau Resistansi Resistor adalah OHM (Ω). Sebutan “OHM” ini diambil dari nama penemunya yaitu Georg Simon Ohm yang juga merupakan seorang Fisikawan Jerman. A. Resistor Resistor atau disebut juga d...

MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC) MENGENAI BIG BANG MODEL

  MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC)   PENJELASAN MENGENAI BIG BANG MODEL Pengertian Big Bang Model             Big Bang Model adalah Dimana kita tidak mengikuti proses tertentu. Perkembangan hanya dimulai dengan uang dan usaha yang dibutuhkan sebagai masukan, dan hasilnya adalah perangkat lunak yang dikembangkan yang mungkin atau mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Model Big Bang ini tidak mengikuti dan hanya ada sedikit perencanaan yang diperlukan. Bahkan pelanggan pun tidak yakin dengan apa yang sebenarnya dia inginkan dan persyaratannya diimplementasikan dengan cepat tanpa banyak analisis. Biasanya model ini di implementasi untuk proyek kecil dimana tim developernya sangat sedikit.     Model Big Bang terdiri dari memfokuskan semua sumber daya yang mungkin dalam pengembangan perangkat lunak dan pembuatan code / coding, dengan perencanaan yang sangat sedikit atau tidak sama sekali. Requirement yang dibutuhka...