Langsung ke konten utama

pembuktian tabel kebenaran dengan menggunakan IC 74LS08



MENGUJI TABEL KEBENARAN DENGAN IC 74LS08





Disusun oleh :

ALDERA BERNA                (1830511011)
AGUNG ANUGRAH           (1830511008)
MUH AGUNG RAMADAN(1830511034)
MEYZER                              (1830511114)



UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
JL. R .SYAMSUDIN, SH.NO 50. ,CIKOLE,43113,KOTA SUKABUMI
2018




KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan junjungan kita Nabi besar Muhammad saw, karena dengan Rahmat, Karunia, serta Taufiq dan Hidayah – Nya kami dapat menyelesaikan laporan yang kami buat ini dengan baik dan lancar yang berjudul Praktikum Fisika Listrik, meskipun masih banyak kekurangan dalam segi kalimat atau perkataan di dalamnya. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Asriyanik, M.T selaku Dosen pembimbing mata kuliah Fisika Listrik di Universitas Muhammadiyah Sukabumi, yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Semoga laporan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kami sendiri maupun orang lain yang telah membacanya. Namun, sebelumnya kami mengucapkan mohon maaf sebesar – besar nya apabila ada kesalahan dalam segi kalimat ataupun perkataan yang kurang berkenan di hati. . Maka dari itu, kami berharap adanya kritik, saran, dan usulan dari pembaca, demi perbaikan laporan yang telah kami buat di masa yang akan datang. Mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa adanya kritik dan saran yang membangun.






Sukabumi, 10 Desember 2018

Penyusun

DAFTAR ISI


Kata Pengantar ....................................................................................... 1
Daftar Isi ................................................................................................ 2
Alat dan Bahan ....................................................................................... 3
Hasil dan Pembahasan ............................................................................ 4
I.                   Penjelasan Komponen............................................................... 4
II.                Skema Rangkaian...................................................................... 5
Kesimpulan ............................................................................................ 6
Lampiran ................................................................................................ 7


ALAT DAN BAHAN

Berikut alat dan bahan :
1.        1 buah Bredboard
2.        1 buah IC 74LS08
3.        8 buah kabel Jumper male to male
4.        1 buah lampu LED
5.        1 buah Adaptor
6.        1 buah Avometer Analog


HASIL DAN PEMBAHASAN

I.               Penjelasan Komponen

Avometer Analog
Sebuah alat ukur listrik multifungsi yang bisa digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan, dan resistansi baik komponen elektronika atau lainnya. AVO itu sendiri merupakan singkatan dari Ampere (arus listrik), Volt (tegangan listrik) baik AC, DC, maupun Ohm (resistansi/hambatan). Salah satu fungsinya untuk mengukur resistansi resistor.

Breadboard
Yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara dengan tujuan uji coba atau prototipe tanpa harus menyolder. Breadboard yang tersedia di pasaran umumnya terbagi atas 3 ukuran yaitu mini breadboard, medium breadboard, dan large breadboard.

IC ( Integrated Circuit )
Suatu komponen elektronika aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan, bahkan jutaan transistor, dioda, resistor, dan kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu rangkaian elektronika dalam sebuah kemasan kecil.

Kabel Jumper
Suatu connector (penghubung) sirkuit elektrik yang digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Dan juga digunakan untuk melakukan setting pada breadboard.

Lampu LED ( Light Emitting Diode )
Suatu komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor.

Adaptor
Suatu rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mengubah tegangan AC (arus bolak-balik) yang tinggi menjadi tegangan DC (arus searah) yang lebih rendah.

II.            Skema Rangkaian

Langkah – langkah :
1.        Siapkan alat dan bahan tersebut
2.        Masukkan kabel Jumper yang pertama ke PIN nomor 1 untuk input-an
3.        Masukkan kabel Jumoer yang kedua ke PIN nomor 2 untuk output-an
4.        Masukkan lampu LED positif ke PIN nomor 3 dan LED negatif ke PIN and
5.        Masukkan kabel Jumper yang ke 3 ke PIN nomor 7
6.        Masukkan kabel Jumper yang ke 4 ke PIN nomor 14
7.        Masukkan kabel Jumper yang ke 5 ke PIN positif
8.        Masukkan kabel Jumper yang ke 6 ke PIN ground
9.        Masukkan input-an positif dan ground ke adaptasi
10.   Pastikan Adaptor tidak melebihi 5 volt
11.   Jika lampu LED menyala, maka praktikum berhasil



KESIMPULAN


Dari hasil praktikum yang kami lakukan bahwa kami mendapatkan hasil yang sesuai dengan teori yang kami pelajari, pada saat dilakukannya pengecekan kabel Jumper menggunakan Avometer Analog hingga lampu LED nya menyala.


LAMPIRAN












Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Pasif Resistor dan Kapasitor

 Penemu Resistor     Resistor yang kita kenal saat ini adalah buah tangan dari seorang  Georg Simon Ohm dilahirkan pada tanggal 16 Maret 1789 di kota Erlangen di Bavaria, yang sekarang Jerman. Dia meninggal pada 6 Juli 1854 di Munich, Bavaria, Jerman. Pengertian Resistor – Resistor merupakan salah satu komponen yang paling sering ditemukan dalam Rangkaian Elektronika. Hampir setiap peralatan Elektronika menggunakannya. Pada dasarnya Resistor adalah komponen Elektronika Pasif yang memiliki nilai resistansi atau hambatan tertentu yang berfungsi untuk membatasi dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika. Resistor atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Hambatan atau Tahanan dan biasanya disingkat dengan Huruf “R”. Satuan Hambatan atau Resistansi Resistor adalah OHM (Ω). Sebutan “OHM” ini diambil dari nama penemunya yaitu Georg Simon Ohm yang juga merupakan seorang Fisikawan Jerman. A. Resistor Resistor atau disebut juga d...

MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC) MENGENAI BIG BANG MODEL

  MODEL SOFTWARE DEVELOVMENT LIFE CYCLE (SDLC)   PENJELASAN MENGENAI BIG BANG MODEL Pengertian Big Bang Model             Big Bang Model adalah Dimana kita tidak mengikuti proses tertentu. Perkembangan hanya dimulai dengan uang dan usaha yang dibutuhkan sebagai masukan, dan hasilnya adalah perangkat lunak yang dikembangkan yang mungkin atau mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Model Big Bang ini tidak mengikuti dan hanya ada sedikit perencanaan yang diperlukan. Bahkan pelanggan pun tidak yakin dengan apa yang sebenarnya dia inginkan dan persyaratannya diimplementasikan dengan cepat tanpa banyak analisis. Biasanya model ini di implementasi untuk proyek kecil dimana tim developernya sangat sedikit.     Model Big Bang terdiri dari memfokuskan semua sumber daya yang mungkin dalam pengembangan perangkat lunak dan pembuatan code / coding, dengan perencanaan yang sangat sedikit atau tidak sama sekali. Requirement yang dibutuhka...